Pemkab Kotim Terima Penghargaan UHC Awards

Sekda Kotim Fajrurrahman saat menunjukkan piala dan Piagam penghargaan UHC

kontenkalteng.com , SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menerima penghargaan Cakupan Kesehatan Semesta  atau Universal Health Coverage (UHC) Awards katagori Madya dari Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). 

Baca juga: Pj Bupati Barsel Kembali Menerima Penghargaan UHC Awards

"Alhamdulillah Kabupaten Kotim kembali memperoleh penghargaan UHC Awards tahun ini. Ini yang kesekian kalinya. Karena kita terus komitmen mendukung program JKN dan kesehatan masyarakat kita," kata Sekretaris Daerah Kotim Fajrurrahman, Jumat (9/8). 

Penghargaan UHC dengan katagori Madya itu ia terima langsung dari Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Jakarta pada Kamis (8 Agustus 2024).

Disampaikan dia, ada 33 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Indonesia yang telah berhasil meraih predikat UHC.  Salah satunya Kabupaten Kotim. Penghargaan ini diberikan dalam acara UHC Awards, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada Program JKN. 

Kotim mendapat penghargaan tersebut karena dinilai terus komitmen dalam mendukung program JKN. Itu dapat dilihat layanan kesehatan masyarakat yang hampir seluruh penduduk Kotim mendapatkan akses kesehatan yang terjamin. 

"UHC sendiri adalah ukuran ketercakupan jaminan sosial kesehatan di masyarakat. Dengan capaian UHC yang tinggi, masyarakat Kotim tidak perlu lagi khawatir akan biaya kesehatan, termasuk untuk perawatan di rumah sakit.  Kami akan terus memastikan bahwa seluruh penduduk Kotim terjamin akses kesehatannya," ungkapnya. 

Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sampit Iwan Kurnia mengapresiasi pemerintah daerah yang ada di wilayah kerjanya, salah satunya Pemkab Kotim. Karena pemerintah daerah telah bersinergi mempertahankan UHC dengan kepesertaan lebih dari 98 persen dari penduduk Kotim. 

Disebutnya, Kotim per 1 Juli 2024 ini cakupan kepesertaannya mencapai 456.638 peserta dari jumlah penduduk.

"Tentunya ini merupakan  pencapaian yang sangat luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Bupati, Wakil Bupati, DPRD dan juga Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Disdukcapil yang telah bahu membahu mewujudkan kesinambungan UHC dengan memastikan ketersediaan anggaran dan juga data kepesertaan, " ucapnya. 

Lanjutnya, dengan capaian yang sangat luar biasa ini BPJS Kesehatan Cabang Sampit juga akan terus meningkatkan kualitas dan mutu layanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kepuasan layanan peserta Program JKN. 

"Kedepan kita juga akan terus bersinergi kepada semua pihak agar dapat mencapai kepesertaan 100 persen penduduk terdaftar kedalam program JKN,’’ demikian kata Iwan Kurnia. (DI/OR2)