Pemkab Kotim Gelar Pawai Pembangunan , Ini Aturannya

Rapat persiapan pawai pembangunan Kabupaten Kotim Tahun 2024

kontenkalteng.com , SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menggelar pawai pembangunan. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan Minggu 18 Agustus 2024 mendatang dengan tema Nusantara Baru Indonesia Maju.

Baca juga: Ketua DPRD Nilai Pawai Pembangunan di Kotim Sukses Digelar

"Hari ini kami rapat membahas tentang pembangunan dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Kotim, Alang Arianto, Senin 12 Agustus 2024.

Disampaikan, pawai tahun ini hampir sama dengan sebelumnya. Ada beberapa katagori yaitu kendaraan hias OPD, kecamatan, instansi vertikal dan dunia usaha, pejalan kaki pelajar SMP, SMA dan Mahasiswa. Kemudian pejalan kaki OPD, kecamatan, instansi vertikal dan dunia usaha, organisasi, lembaga, komunitas dan masyarakat umum

"Pada pawai nanti  juga ada katagori sepeda hias pelajar SD, SMP, dan SMA serta drum band. Dan nanti keberangkatan drum band ini nanti panitia yang mengatur," imbuhnya.

Sementara untuk aturan dalam pawai ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh peserta nantinya antara lain kategori kendaraan hias OPD, kecamatan, instansi vertikal dunia usaha, organisasi, embaga, komunitas, dapat berupa Pick-up. Tidak boleh berupa truck/tronton hanya satu kendaraan hias tanpa diikuti pejalan kaki pendamping.

“Kedua kendaraan Hias menyesuaikan dengan sub tema "Kreativitas Tanpa Batas Untuk Kotim Hebat". Peserta wajib menampilkan salah satu kreatifitas yang diantaranya berupa konsep Kotim tempo dulu atau Kotim sekarang serta Kotim yang akan datang dengan hiasan ornamentornament khas Kotim dan nuansa Merah-Putih.”jelasnya.

Kendaraan hias wajib sampai finish dan dibariskan atau disusun di sekeliling Taman Kota Sampit untuk penilaian akhir dan setelahnya boleh membubarkan diri apabila sudah dinyatakan selesai oleh dewan juri, tutur dia.

Ketiga katagori satu regu maksimal berjumlah 30 orang, dengan mengusung tema inovasi dan kreatifitas masing-masing peserta. Keempat kategori sepeda hias pelajar SD, SMP, dan SMA sederajat  dalam satu regu maksimal berjumlah tujuh sepeda, menggunakan tema seperti misalnya Anggrek Tebu, Gayung Birang, Jelawat, Nuansa Merah Putih. Kelima kategori drum band dalam satu regu berjumlah minimal 30  orang. Kenam setiap peserta pawai pembangunan wajib ikut berperan aktif dalam menjaga ketertiban, kebersihan, kelancaran dan kesopanan.

Kemudian ketujuh setiap peserta pawai pembangunan wajib mentaati peraturan yang dilaksanakan oleh panitia di lapangan. Ke delapan peserta diperkenankan melakukan atraksi di depan panggung kehormatan dengan durasi maksimal 2 menit.Kesembilan dalam barisan pejalan kaki tidak diperbolehkan menggunakan tosa atau kendaraan bermotor, kecuali gerobak. Kesepuluh peserta dilarang keras membawa senjata tajam dan/atau dalam pengaruh minuman keras/narkoba. Kesebelas nomor peserta bukanlah nomor urut keberangkatan nomor urut keberangkatan/boarding

pass akan diberikan oleh koordinator kategori di lokasi keberangkatan sesuai urutan kedatangan peserta. Keduabelas bagi tiap peserta disarankan memainkan memperdengarkan musik bertema kemerdekaan atau perjuangan. Ketiga belas setiap peserta dilarang membawa mempertontonkan unsur partai politik, simbol LGBT, logo, lambang, gambar, atau tulisan yang mengandung unsur SARA, HOAX, maupun pornografi atau pornoaksi atau diluar kepatutan.

"Pawai kita mulai pada pukul 08.00 Wib, start di depan Rumah Jabatan Bupati Kotim dan finish di Taman Kota Sampit. Semoga tahun ini partisipasi peserta pawai lebih meningkat lagi, " harapnya.(DI/OR2)