Cantiknya Motif Tenun Ikat Taliono Sega dari Kabupaten Lamandau

Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran saat melihat langsung proses menenun (foto: MMC Kalteng)

Hasil tenun ikat kain sepanjang 6 meter dan memiliki corak dan warna yang indah itu nampak memukau siapa saja melihatnya. Untuk membuatnya diibutuhkan waktu hampir 1 bulan.

Baca juga: Mengenal Kain Tenun Gringsing Bali, Proses Pembuatnya Bisa 5 Tahun

Tenun ikat itu bernama Taliono Sega dan merupakah hasil asli dari Kabupaten Lamandau, sebuah kabupaten diujung Provinsi Kalteng yang berbatasan dengan Provinsi Kalbar.

Bahkan dari 13 motif yang ada, motif pinang sekayu sudah di patenkan ke  HAKI Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) .

Malam itu, istri Gubernur Kalteng Ivo Sugianto Sabran nampak antusias melihat prosesnya pembuatan  saat mengunjugi stand Kabupaten Lamandau  Kalteng Expo 2022. Bahkan dia tak lupa membeli sebuah hasil tenunan ikat Taliano Sega itu. 

Ivo Sugianto Sabran mengatakan bahwa Kalteng Expo ini merupakan salah satu event, tentunya untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tetap makin produktif dan juga memfasilitasi para UMKM untuk mempromosikan produk-produknya.

“Diharapkan melalui Kalteng Expo ini para pelaku UMKM bisa bertemu langsung buyernya, diharapkan juga dapat berkontribusi sebagai recovery ekonomi di Kalteng”, tutur Ivo (OR2)