Bupati Kotim Halikinnor
Kontenkalteng - SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor kembali menegaskan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Netralitas tersebut berlaku untuk semua pegawai di Lingkungan Pemkab Kotim mulai dari Tenaga Kerja Kontrak (TKK) , Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Baca juga: KASN Ingatkan ASN Kotim Jaga Netralitas Dalam Pemilu
"Netralitas ASN perlu dijaga, kerjasama antara stakeholder dan kita semua tentunya sangat diharapkan menciptakan kondisi aman dan nyaman sebelum dan sesudah pilkada," kata Halikinnor, Senin 26 Agustus 2024.
Diungkapkan, tahun 2024 ini merupakan tahun politik dimana pesta demokrasi diselenggarakan melalui pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, sedangkan pemilu sendiri telah diselenggarakan pada 14 Februari 2024 lalu.
Lanjutnya, pemilu tahun ini merupakan bagian dari sejarah panjang demokrasi Indonesia, dimana pemilu tahun ini merupakan pemilu ketiga belas yang telah diselenggarakan sejak Indonesia merdeka.
"Namun demikian Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang, merupakan pilkada serentak yang pertama kali," tuturnya.
Dirinya menginginkan ASN harus tahu menepatkan diri pada posisinya dalam proses Pilkada ini. Pasalnya konsekuensi ASN yang tidak netral dan terlibat langsung dalam politik praktis saat Pilkada akan ada resiko atau menerima sanksi sesuai dengan aturan dan peraturan tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Ini berlaku untuk PNS, PPPK, tenga kerja kontrak yang ada di lingkungan Pemkab Kotim. Saya juga meminta mereka agar bijak menggunakan media sosial di tahun politik ini. Pastikan kebenaranya dan jangan sampai merugikan diri sendiri nantinya," ucapnya.
Dirinya yakin semua calon bupati dan wabup dalam Pilkada Kotim merupakan putra dan putri terbaik Kotim, sehingga kata dia siapapun terpilih nantinya perlu mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat yang ada di Bumi Habaring Hurung ini. "Siapapun yang terpilih nanti, kita harus mendukung dalam menjalankan roda pemerintahan dan memajukan Kotim kedepannya. Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pemilihan Bupati dan Wabup Kotim dan menciptakan nuansa Pilkada yang jujur dan adil, serta menjaga kondusifitas, " ajaknya. (DI/ OR2)