BPS Kalteng Rilis Statistik Juni 2025: Inflasi 0,32 Persen, NTP Turun, Ekspor Melemah

Sahli Gubernur Yuas Elko bersama Kepala BPS Prov Kalteng Agnes Widiastuti pada Press Release Berita Resmi Statistik Kalimantan Tengah

kontenkalteng.com, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) merilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Juni 2025 beserta sejumlah indikator strategis lainnya, Selasa (1/7/2025) bertempat di Ruang Vicon BPS Prov. Kalteng. Pemaparan disampaikan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Agnes Widiastuti, didampingi oleh Staf Ahli Gubernur (Sahli) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko.

Baca juga: OJK Catat : Kinerja Intermediasi Terus Meningkat Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Dalam laporannya, BPS mencatat inflasi Provinsi Kalimantan Tengah pada Juni 2025 sebesar 0,32 persen (month-to-month). Inflasi tahunan (year-on-year) tercatat sebesar 1,06 persen, dan inflasi tahun kalender sebesar 1,08 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi bulanan dengan andil sebesar 0,21 persen yang disebabkan oleh naiknya harga bawang merah, ikan peda, dan cabai rawit, dan sigaret kretek mesin (skm).

Di sisi lain, beberapa komoditas justru menyumbang deflasi, seperti beras, ikan nila, ikan patin, ikan baung dan bensin. Empat wilayah pantauan di Kalimantan Tengah mengalami inflasi (month-to-month) yaitu Kapuas (0,46%), Sampit (0,43%), Palangka Raya (0,19%), dan Sukamara (0,06%).

Dalam sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Mei 2025 tercatat sebesar USD 326,52 juta, mengalami penurunan 0,74 persen dibanding Mei tahun lalu. Komoditas utama ekspor tetap didominasi oleh batu bara, minyak kelapa sawit, kayu olahan, dan karet remah, dengan negara tujuan utama India, Jepang, dan Korea Selatan.

Sementara itu, impor turun drastis sebesar 68,23 persen (year-on-year) menjadi USD 0,61 juta. Barang-barang impor mayoritas berupa mesin industri, pupuk, dan aspal, dengan negara asal seperti Malaysia, Singapura, dan Tiongkok. Meskipun ekspor menurun, Kalimantan Tengah masih mencatatkan surplus perdagangan sebesar USD 14,58 juta untuk periode Januari hingga Mei 2025.

Untuk sektor jasa, jumlah tamu hotel berbintang pada Mei 2025 tercatat sebanyak 44.108 orang, dengan tingkat hunian yang relatif stabil. Di sektor transportasi, jumlah penumpang angkutan udara naik 4,6 persen (year-on-year), dan volume barang meningkat 24,5 persen. Sebaliknya, angkutan laut mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 34,1 persen, namun volume barang naik 13,9 persen.

"Langkah-langkah ini harus dijalankan secara simultan, tidak cukup hanya memantau. Sinergi dan aksi di lapangan menjadi kunci," ucapnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin lalu (30/6/2025). (SUR/OR1)