Ratusan Tekon Kotim saat mengikuti simulasi tes dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
kontenkalteng.com, SAMPIT - Sebanyak 200 orang mengikuti simulasi tes dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Sebagian peserta simulasi tes CAT adalah tenaga kontrak yang akan mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Kotim.
Baca juga: RSJ Kalawa Atei Buka Pelayanan Kesehatan Jiwa untuk Bacaleg di Kalteng
"Hari ini kami dari BKPSDM melaksanakan simulasi tes CAT BKN. Kami mengundang staf atau Panselnas dari BKN Regional VII Banjarmasin Kalimantan Selatan yang akan memfasilitasi tes CPNS nanti. Pada kesempatan ini sekaligus simulasi bagaiman tes CPNS itu menggunakan CAT, " kata Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makalepu, Rabu 21 Agustus 2024.
Diungkapkan, terkait simulasi ini pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh OPD agar tenaga kontrak yang akan mengikuti seleksi CPNS dapat mendaftarkan diri mengikuti simulasi itu. Lanjutnya, simulasi itu terbuka untuk siapa saja yng ingin mengikuti.
"Tapi untuk jumlah peserta simulasi kami batasi hanya 200 orang. Karena waktunya terbatas, hanya hari ini. Sehingga begitu sampai pendaftar 200 berikutnya tidak dapat lagi. Sebagian besar yang ikut adalah tenaga kontrak, " sebutnya.
Disampaikan, simulasi ini untuk mengenalkan kepada calon pelamar CPNS maupun PPPK terkait tes CAT. Pasalnya, sejauh ini banyak ditemukan peserta seleksi CPNS saat tahap tes CAT belum familiar terhadap sistemnya.
" Sehingga diharapkan pada tes beneran sudah tidak canggung atau gugup. Karena biasanya ada peserta kita yang sudah mengetahui tapi karena gugup atau tidak familiar dengan sistem tes ini dia tidak bisa menjawab dengan baik. Maknya hari ini kita beri kesempatan," ucapnya.
Ditambahkan, simulasi ini juga bertujuan untuk memastikan fasilitas yang akan digunakan untuk tes CAT agar nantinya saat tahapan seleksi berjalan lancar tidak ada kendala. Pasalnya, BKPSDM Kotim bermohon kepada BKN pusat agar pelaksanaan tes CAT dapat dilaksanakan di Kotim.
"Kami menyiapkan unit komputer sebanyak 80% sehingga setiap sesi dimungkinkan 75 yang siap danb 5 untuk cadangan. Untuk bisa melaksanakan tes CAT di sini harus dilakukan survei dulu oleh tim dari BKN. Kemarin sudah dilaksanakan survei dan hari ini kita lanjutkan simulasi. Nanti hasilnya akan dilaporkan kepada pimpinan BKN nanti. Kita tunggu apakah sarana dan prasarana kita memungkinkan untuk melaksanakan tes CAT. Tapi tahun-tahun lalu kita bisa saja melaksanakan sendiri, " tutupnya.(DI/OR2)