Ilustrasi (pixabay)
Palangka Raya- Dalam berumah tangga, perdebatan soal siapa yang bertanggung jawab atas gagalnya mendapatkan momongan biasanya mencederung kepada pihak wanita, ini karena mereka yang hamil.
Baca juga: Cagar Budaya Harus di Jaga Bersama
Padahal anggapan itu tak sepenuhnya benar. Sebab kedua belah pihak yaitu laki dan perempuan, sama pentingnya terhadap keberhasilan kehamilan. Untuk keberhasilan reproduksi juga menjadi tanggung jawab para calon ayah.
Melansir hallodoc.com, Testis merupakan organ reproduksi pria yang berbentuk oval. Organ tersebut berada di dalam kantung kulit yang disebut skrotum, yang letaknya menggantung di depan area panggul dekat paha atas. Fungsi utama testis yaitu memproduksi dan menyimpan sperma.
Merawat Fungsi Testis
Fungsi testis pada reproduksi pria juga dipengaruhi oleh cara merawatnya. Berikut ini cara merawat testis agar selalu berfungsi dengan baik:
1. Lakukan pemeriksaan testis secara mandiri setiap bulan
Periksalah dengan jari. Jika terdapat benjolan atau bengkak pada setiap testis di dalam skrotum, segera lakukan pemeriksaan testis secara mandiri. Langkah ini untuk mengetahui adanya kelainan secara dini, misalnya kanker.
2. Cara memeriksa testis sendiri yaitu:
-Lakukan setelah mandi, saat kulit skrotum dalam kondisi paling rileks.
-Jauhkan penis dari testis.
-Gulung setiap testis secara lembut dengan jari-jari, satu per satu.
-Periksa apakah ada benjolan keras, nodul atau kelainan, termasuk perubahan ukuran atau bentuk testis.
-Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera temui dokter.
3. Mandi secara teratur
Mandi setiap hari adalah cara menjaga kebersihan secara keseluruhan, termasuk seluruh area gentila. Membersihkan diri dengan baik dapat mengurangi risiko infeksi yang menyebabkan komplikasi lain.
4. Berhenti merokok
Merokok merupakan penyebab utama beberapa kondisi urologi, termasuk kanker pada kandung kemih, ginjal, dan prostat. Studi menunjukkan adanya hubungan erat antara merokok dengan kanker testis.
5. Konsumsi makanan yang banyak antioksidan
Kondisi infertilitas pria dapat berkembang akibat stres oksidatif. Jaringan testis dan sistem reproduksi pria terbilang sangat rentan terhadap stres oksidatif.
Namun hal tersebut dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan. Sebab antioksidan mampu memecah reaksi oksidatif akibat radikal bebas. Selain itu, makanan kaya antioksidan juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi sperma.
Ayo mulai sekarang rajinlah untuk merapat alat reproduksi anda agar tetap sehat (Dhan-OR1)