Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz saat menerima Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Agustin Teras Narang, di Palangka Raya, Kamis (18/12/2025) (Foto: Humas OJK Kalteng)
kontenkalteng.com,Palangka Raya- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan kerja Agustin Teras Narang, anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Kamis (18/12/2025).
Baca juga: Pemprov Kalteng Terima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan, OJK Kalteng terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam memperkuat literasi keuangan digital di daerah.
“Literasi keuangan digital yang baik akan menjadikan kita lebih kritis saat menerima tawaran investasi dengan imbal hasil tidak wajar, lebih berhati‑hati sebelum mengklik tautan mencurigakan, dan tidak mudah tergiur janji cepat kaya yang sering kali merupakan modus judi online,” terang Primandanu.
Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Agustin Teras Narang, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pengawasan terhadap pelaksanaan UU ITE dalam melindungi masyarakat dari berbagai praktik kejahatan digital.
“Pengawasan ini menjadi langkah strategis bagi Komite I DPD RI untuk memastikan bahwa regulasi yang ada benar-benar efektif dan responsif terhadap dinamika kejahatan digital yang semakin kompleks, terutama di daerah. Masukan, data, dan pengalaman dari daerah sangat penting sebagai bahan perumusan rekomendasi kebijakan di tingkat nasional,” terang Teras Narang yang menjabat Gubernur kalteng 2095-2015.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung secara konstruktif dan interaktif, dengan penekanan pada pendalaman isu, pertukaran perspektif, serta penyampaian data dan informasi strategis dari daerah.
Sejumlah Isu-isu strategis terkait perkembangan pola kejahatan finansial digital, efektivitas mekanisme pengawasan yang berjalan, serta tantangan koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganannya turut menjadi fokus pembahasan dalam diskusi tersebut.
Penulis : Deviana
Editor : Heriyanto