Kondisi ablasi jalan di Keluarahan Marang, Palangka Raya (foto: MMC Palangka Raya)
Palangka Raya-Banjir yang terjadi pada akhir tahun 2022 lalu di Keluarahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalteng akibat luapan Sungai Kahayan menyisakan berbagai persoalan.
Baca juga: Banjir Setengah Meter Kembali Rendam Jalan Marang Lama Palangkaraya
Salah satunya yakni tergerus dan runtuhnya bahu jalan akibat banjir atau biasa disebut dengan ablasi (fenomena pengikisan di daerah Aliran Sungai (DAS) Kecepatan aliran air, banyaknya volume air).
“Kedatangan tim BPBD ini untuk mengetahui sekaligus menginventarisir kondisi infrastruktur yang rusak akibat bencana alam sehingga ke depan bisa dilakukan perbaikan,”kata Lurah Marang, Yuliati Ningsih, Selasa (17/1/2022).
Seperti diketahui, Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melakukan pengecekan jalan yang mengalami ablasi di Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Senin (16/1/2023).
Dalam peninjauan ini tim BPBD sekaligus memasang baliho yang berisi tentang imbauan agar masyarakat yang melintas di ruas tersebut agar berhati-hati.
“Kami berharap, melalui program identifikasi ini pihak BPBD bisa mengusulkan atau membuat program perbaikan siring agar ke depannya tidak ablasi lagi,”terangnya.
Dia juga menyebutkan, wilayah Kelurahan Marang pasca bencana banjir akhir tahun 2022 lalu ad a beberapa infrastruktur yang rusak.
“Sebagian sudah dilakukan perbaikan seperti pembuatan siring untuk menahan agar badan jalan tidak terjadi ablasi,”ujar Yuliati. (Dhan-OR1)