Aparat Minta Warga Pesisir DAS Arut Hati-Hati Cuaca Ekstrim

(Dok. Humas Polda Kalteng)

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalteng melalui  Kapal Polisi XVIII-2004 Daerah Aliran Sungai (DAS) Arut memberikan himbauan kepada masyarakat  terutama warga pesisir.

Baca juga: Nelayan dan Warga Pesisir Kalteng Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Candra, S.I.K., M.H., melalui Brigpol Novanto Anugrah selaku Komandan Kapal XVIII- 2004 mengatakan belakangan ini sering terjadi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak berupa bencana hidrometeorologi.

“Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor yang dapat membahayakan masyarakat  serta hujan lebat disertai kilat atau petir dan gelombang tinggi yang membahayakan aktivitas pelayaran dan penerbangan.”ujarnya, dalam keterangan tertulis Humas Polda Kalteng, Kamis (3/3/2022).

Menanggapi peristiwa alam ini, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa selalu waspada dan peka terhadap kondisi cuaca ekstrim yang terjadi saat ini.

“Kami minta kepada seluruh masyarakat, dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrem ini agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas khususnya yang berada di lokasi rawan bencana alam, agar mencegah risiko adanya korban jiwa, maupun kerusakan materil yang cukup besar,” ujarnya.

Selain itu kata dia,  untuk para pengguna jasa perairan agar selalu memperhatikan alat transportasi dalam keadaan kondisi layak digunakan, senantiasa mematuhi SOP dalam berlayar dan lengkapi alat keselamatan.

“Kepada masyarakat pesisir, nelayan agar waspadai gelombang tinggi dan angin kencang, serta bagi armada penyeberangan speedboat dan klotok agar jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas muatan." tutup Novan.(OR1)