Kue Ipau, Jajanan Khas Kalsel Kini Jadi Buruan Warga Palangka Raya Untuk Buka Puasa

Pedagang di pasar wadai ramadan Palangka Raya saat melayani pembelinya,(Foto: dok kontenkalteng.com)

Palangka Raya- Nama wadai (kue) Ipau bagi sebagian orang panganan jenis ini belum banyak dikenal warga Palangka Raya, Kalteng. Selain namanya yang terkesan ‘agak aneh’, kue jenis ini juga belum familier ditelinga.

Baca juga: Menemani Saat Berbuka Puasa, 5 Wadai Tradisional Ini Favorit Warga Palangka Raya

Beda dengan ketika menyebut semisal kue bingka, lapis atau hamparan tatak, jajanan khas Kalsel lainnya yang lebih dahulu terkenal.

Namun jangan salah, saat ini kue ipau banyak diburu warga di Palangka Raya saat mereka berbelanja di Pasar Wadai Ramadan menjelang buka puasa.

Mempunyai cita rasa unik dengan  tekstur kenyal dengan rasa gurih, kue ini  terbuat dari berbagai bahan seperti tepung terigu, sayuran, daging  sapi atau kambing , wortel dan kentang yang dilumuri kuah kareh tersebut sangat enak ketika dimakan bersama keluarga saat berbuka puasa.

Ilustrasi kue Ipau (Wikipedia)

Sita (29) warga Jalan Gauruda, Palangka Raya mengaku setiap memasuki bulan puasa dia selalu berburu Ipau di pasar kue Ramadan.

Karena selain mempunyai cita rasa yang unik, kue ini juga sebagai pengingat kampung halaman saat puasa. Dan biasanya dia membeli kue ipau sebanyak 2 potong seharga Rp 20 ribu untuk setiap potongnya.

“Saya memang selalu membelinya saat puasa karena dihari biasa kue jenis ini agak sulit untuk mendapatkanya,”ujar wanita asal Banjarmasin, Sabtu (25/3/2023).

Mela (34) salah satu pedagang kue ipau di pasar wadai Ramadan di Palangka Raya mengaku  mengaku, setiap hari minimal dia bisa menghabisksn 3-4 loyang kue ipau .

Dalam satu loyong kue ipau kata dia, bisa dipotong sampai 8 bagian dan untuk setiap satu potongnya dijual Rp 20 ribu.

“Saat ini banyak warga yang mulai menyukai dan mencari kue ini karena cita rasanya yang kenyal dan gurih itu,”ujar Mela tersenyum. (Dhan-OR2)