Ilustrasi (pexels)
Tertawa ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Selain tertawa bisa menyenangkan demi dirinya sendiri, selain itu sebagai cara untuk menjalin ikatan dengan orang
Baca juga: Dana Patungan Perbaikan Jl. Mohammad Hatta Belum Juga Terkumpul
Melansir Medical News Today, orang tertawa adalah kombinasi menghirup, menghembuskan, dan menyuarakan. Ini membuat tawa menjadi sejenis pernapasan yang melibatkan pembuatan suara.
Para peneliti telah menggunakan banyak sistem berbeda untuk mengklasifikasikan jenis tawa.
Misalnya, makalah tahun 2018 membagi tawa menjadi empat jenis: menertawakan biaya orang lain (schadenfreude), tawa yang tidak disengaja ketika digelitik (menggelitik), tertawa dalam permainan atau sesuatu yang lucu (friendly-joyful), dan tawa menggoda (ejekan)
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tertawa dapat meningkatkan aspek-aspek tertentu dari kesehatan fisik atau mental seperti :
1. Kesejahteraan subjektif dan kesehatan umum
Tertawa dapat meningkatkan rasa sejahtera seseorang atau penilaian mereka terhadap kesehatan mereka sendiri.
2. Pengembangan pribadi
Tertawa dapat mendukung orang untuk mencapai tujuan mereka atau meningkatkan pengembangan pribadi.
3. Kesehatan mental
Kesehatan mental dapat secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi kesehatan fisik. Misalnya, seseorang dengan depresi mungkin mengalami keluhan kesehatan fisik seperti rasa sakit. Mereka mungkin juga mengalami kesulitan dalam mengadopsi strategi hidup sehat yang meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan.
4. Rasa sakit
Tertawa dapat mengurangi rasa sakit atau mengurangi kepekaan terhadap rasa sakit. Hal ini terutama berlaku pada orang dengan kondisi medis yang mendasarinya. (OR2)