Sektor Kuliner Lokal Diyakini Mampu Meningkatkan Daya Tarik Pariwisata Di Kota Palangka Raya

Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita.

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Ruselita meyakini, bahwa kuliner lokal dapat meningkatkan daya tarik pariwisata di daerah ini.

“Dari berbagai bidang usaha, maka usaha kuliner dapat di kembangkan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata di Palangka Raya,” katanya, Senin, 10 Juni 2024.

Dia menjelaskan, saat ini beragam usaha kuliner khas lokal telah menjamur di Kota Palangka Raya, terutama yang dihasilkan oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Dia menyontohkan, salah satu jenis kuliner yang tengah menjamur di Kota Palangka Raya, yakni menu khas dayak wadi berbagai jenis ikan yang kini menjadi kegemaran masyarakat Kota Palangka Raya.

"Ini kan pasti akan menjadi keunikan tersendiri bagi masyarakat luar Kota Palangka Raya. Usai berwisata, masyarakat bisa mencoba masakan khas dayak, yakni wadi itu," ucapnya.

Untuk itu Ruselita meminta kepada Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkaitnya untuk dapat memberikan pembinaan bagi pelaku usaha kuliner di daerah ini.

Dia menilai, bahwa hal tersebut dapat menjadi celah bagi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk mengembangkan sektor kepariwisataan yang kental akan budaya setempat.

“Aneka kuliner yang unik didukung dengan cita rasa kuliner yang khas,  tentu memiliki kelebihan tersendiri. Apalagi resep kuliner bernilai warisan alias turun temurun, tentu akan menjadi pembeda,” ujarnya.

Lebih lanjut srikandi dari partai Perindo ini berharap hal ini tidak menjadi pembangkit bagi para pelaku usaha kuliner di Kota Palangka Raya untuk beramai-ramai menjajakan menu-menu khas lokal.

Namun dirinya juga mengingatkan kepala pelaku usaha kuliner agar hal ini tidak menjadi fenomena saling tiru bagi seluruh pelaku usaha, dia menginginkan harus ada hal-hal yang menjadi perbedaan antara pelaku usaha satu dan lainnya.

"Jangan karena wadi lagi ramai, semua jadi usaha wadi. Kan semua menu-menu khas dayak ini enak. Tinggal pelaku usaha nya saja yang bisa berkreasi membuat menu nya agar tetap memiliki rasa otentik," pungkaya. (Sur/OR1)
Baca juga: Destinasi Wisata Berbasis Seni dan Budaya Lokal Menjadi Daya Tarik