Bupati Kotim Halikinnor
kontenkalteng.com , Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) menanggapi program nasional yang dibuat oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya yang terhenti saat ini.
Baca juga: Gubernur Kalteng : Hentikan Kebiasaan Kebut Penyerapan Anggaran di Akhir Tahun
"Program ini kita menunggu dari pemerintah pusat. Kemarin saya mau cek, mungkin ada kendala seperti pisang yang belum matang atau produksi yang belum maksimal. Jadi, mungkin itu menjadi pertimbangan pusat untuk menghentikan sementara,” ungkap Halikinnor, Kamis, (12/6/2025).
Menurut Halikinnor, program MBG merupakan kebijakan pemerintah pusat, dan daerah hanya menjalankan sesuai petunjuk dan koordinasi.
Ia menyebut kemungkinan adanya kendala teknis, khususnya kesiapan produksi bahan pangan, sebagai penyebab penghentian sementara.
Ia menambahkan bahwa vendor pelaksana program masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kelanjutan distribusi makanan bergizi. Daerah, kata Halikinnor, hanya menerima informasi dari pusat dan siap menjalankan kembali program jika sudah mendapat izin.
“Nanti vendor akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Kita hanya menerima laporan bahwa program ini sementara dihentikan. Mungkin ini bagian dari evaluasi agar program ke depan bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.
Halikinnor menilai evaluasi pada tahap awal pelaksanaan program MBG adalah hal yang wajar. Ia berharap kekurangan dapat segera dilengkapi agar program dapat dilanjutkan untuk mendukung gizi anak-anak di Kotim.
“Setiap program tentu ada evaluasi. Dari situ kita tahu di mana kelemahannya dan apa saja yang perlu diperbaiki. Kita berharap ini bisa segera berjalan kembali,” tutupnya.(Devy/OR2)