Penanganan Stunting di Palangka Raya Harus Dimaksimalkan

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi

kontenkalteng.com , PALANGKA RAYA - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi meminta pemerintah kota agar dapat memaksaimalkan penanganan stuning di daerah ini dari skala terkecil.

Baca juga: BKKBN-Aptisi Kalaborasi Tangani Tengkes di Kalteng

"Penanganan stunting menjadi program strategis Pemerintah Kota Palangka Raya yang harus dimulai dari skala kecil. Sebab penanganan stunting tidak hanya selalu bergantung pada intervensi medis," katanya, Senin (17/3/2025).

Dia menjelaskan, penanganan stunting dari skala kecil dapat dilakukan mulai dari meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah stunting pada generasi mendatang.

Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkan pola makan seimbang yang diyakini dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi angka stunting di Kota Palangka Raya.

“Menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi dengan konsep empat sehat lima sempurna diyakini dapat mencegah dari gizi buruk,” ucapnya.

Hasan juga mengungkapkan, bahwa pentingnya peran pemerintah dalam penanganan stunting sebagai upaya preventif untuk menjaga kesehatan generasi muda dan memastikan pertumbuhan anak-anak optimal.

Untuk itu, para kader posyandu diharapkan dapat terus aktif di masyarakat guna memberikan penyuluhan mengenai pentingnya asupan gizi yang cukup bagi calon ibu dan anak.

“Dengan pendekatan yang konsisten dan berkelanjutan, diharapkan Kota Palangka Raya dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak,” ujarnya.

Politisi dari partai Golkar ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya agar dapat rutin dan rajin memeriksakan kesehatan serta perkembangan anak-anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan terdekat.

Langkah ini penting guna memastikan apakah asupan gizi anak telah tercukupi sehingga mereka dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan generasi emas di masa depan.

“Kita berharap agar mereka-mereka ini bisa menjadi generasi emas yang akan mengambil alih posisi kita seperti dalam pemerintahan di masa depan," pungkasnya. (Sur/OR1)