Pemkab Kotim Kucurkan Rp18 Miliar Wujudkan Kota Layak Anak

Bupati Kotim Halikinnor saat penegaskan Pemkab mengucurkan dana untuk menwujutkan kota layak anak

kontenkalteng.com , Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menegaskan komitmen serius untuk mewujudkan daerah mereka sebagai Kota Layak Anak (KLA), salah satunya dengan mengucurkan anggaran hingga Rp18 miliar. 

Baca juga: Kucuran Anggaran Pemprov Kalteng Diharapkan Mampu Perbaiki Infrastruktur Pedalaman Kotim

"Anggaran yang sebelumnya hanya Rp3,6 miliar, kini ditingkatkan menjadi Rp18 miliar. Ini wujud keseriusan pemerintah daerah menjadikan Kotawaringin Timur sebagai Kota Layak Anak," kata Bupati Halikinnor di Sampit, Rabu (31/5/2023).

Penegasan itu disampaikannya saat pelaksanaan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kegiatan dengan tim tingkat provinsi dan tingkat pusat ini dilakukan secara virtual di ruang Sampit Creative Hub Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Halikinnor menegaskan, pemerintah daerah sangat serius dalam upaya memenuhi hak-hak anak. Bukan sekadar mengejar status sebagai Kota Layak Anak, tetapi lebih pada keinginan menjadikan daerah ini benar-benar menjadi kota yang layak, aman dan nyaman bagi anak. 

"Untuk itulah pemerintah daerah tidak ragu menggelontorkan anggaran besar untuk mewujudkan Kota Layak Anak. Harapannya agar semua persyaratan atau kategori sebuah Kota Layak Anak bisa terpenuhi."ujarnya.

Dijelaskan Halikinnor merupakan didistribusikan melalui 32 satuan organisasi perangkat daerah terkait. Seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan koordinasi dan bahu membahu untuk memenuhi semua kategori yang disyaratkan bagi sebuah Kota Layak Anak. 

"Hasil penilaian oleh tim di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur meraih nilai 588,20 yang berarti masuk kategori Pratama. Dalam penilaian atau verifikasi oleh tim pusat ini, dia berharap Kabupaten Kotawaringin Timur meraih nilai lebih dari 900 sehingga bisa ditetapkan menjadi Kota Layak Anak."jelasnya.(Sur/OR1)