kontenkalteng.com, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pendidikan setempat akan melakukan akreditasi ke 84 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah itu.
Baca juga: 84 Narapidana Perempuan dan 26 Petugas LPP Ikut Coblos di Pemilu 2024
"Tahun ini ada 84 PAUD yang akan diakreditasi," kata Kadisdik Kotim M. Isfansyah, Sabtu 15 Juni 2024.
Disampaikan, itu sesuai dengan arahan Badan Akreditasi Nasional (BAN) PAUD. Akreditasi ini merupakan kegiatan penilaian kelayakan satuan PAUD berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Lanjutnya, sehingga akreditasi satuan pendidikan perlu dilakukan karena sebagai tolak ukur keberhasilan lembaga satuan pendidikan dalam penyelenggaraan layanan pendidikan.
Selain itu, akreditasi juga syarat mutlak bagi sekolah berbagai jenjang termasuk lembaga PAUD sebagai bentuk legalitas dan jaminan mutu pendidikan. Akreditasi yang baik juga dapat menjadi jaminan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan pendidikan di sekolah.
"Kami dari Dinas Pendidikan melalui bidang pembinaan PAUD dan PNF (Pendidikan Non Formal) bersama pekerja Bunda PAUD telah melakukan pendampingan terhadap satuan PAUD itu, dengan harapan nantinya bisa memperoleh hasil akreditasi yang maksimal sesuai yang diharapkan," tuturnya.
Lanjutnya, investasi dalam pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini merupakan faktor penting bagi sebuah negara agar dapat bersaing di era globalisasi. Karena itu, atas nama pribadi maupun kedinasan mengucapkan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh satuan PAUD di Kotim untuk penghargaan atas pencapaian dalam unggah terbanyak aksi nyata jenjang PAUD tingkat provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang diterima pada tanggal 29 April 2024 lalu.
"Jaminan penyediaan layanan PAUD bagi seluruh anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun, untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani mereka agar siap dalam memasuki pendidikan lebih lanjut merupakan komitmen nasional yang harus kita laksanakan," ungkapnya.
Bahkan saat ini kata Irfansyah, Kemendikbudristek menambahkan program transisi PAUD ke SD yang menyenangkan sebagai upaya lanjutan agar anak benar-benar siap menerima pembelajaran di jenjang pendidikan dasar guna memperoleh hasil tumbuh kembang anak yang optimal.
"Upaya untuk mencapai tujuan tersebut harus dilaksanakan secara holistik dan integratif dan salah satu yang dipandang memiliki peran strategis dalam menyatukan berbagai stakeholder untuk menghadirkan layanan PAUD holistik integratif adalah Bunda PAUD yang didukung dengan kelompok kerjanya," kata Irfansyah. (Yanti-OR1)