Kalteng Gencar Promosikan Pariwisata Dengan  Lomba Jukung Tradisional  

Tampak peserta regu putra dari Kota Palangka Raya (kaos kuning) dan Kab. Gunung Mas (kaos Biru Gelap) (dok. Diskominfosantik Kalteng)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) gencar mempromosikan sektor pariwisata melalui Festival Budaya Isen Mulang yang diselenggarakan di Palangka Raya selama 6 hari mulai tanggal 17 hingga 22 Mei 2022. Salah satunya adalah lomba Jukung Tradisional, di Bawah Jembatan Kahayan Kota Palangka Raya, Kamis (19/05/2022).

Baca juga: Puluhan Olah Raga Tradisional Dayak Dilombakan di Festival Palangka Raya 2023

Tujuan diselenggarakannya lomba Jukung Tradisional adalah menggalakan olahraga dayung sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga tersebut karena sesuai dengan kondisi geografi Kalteng yang dikenal dengan sebutan seribu sungai. Sekaligus memberikan tontonan yang bernuansa hiburan.

Jukung Tradisional juga memuat pesan lestari alam sungai dengan menjaga dan memelihara sebagai yang dijadikan satu di antara sekian jumlah sumber hajat hidup orang banyak.

Sementara itu Koordinator lomba Jukung Rusita Murniasi menyampaikan lomba Jukung diikuti oleh 6 peserta Pria dari Kabupaten Barito Utara, Murung Raya, Kota Palangka Raya, Gunung Mas, Lamandau, Kapuas dan 4 peserta Putri dari Kabupaten Barito Utara, Murung Raya, Kota Palangka Raya, Gunung Mas.

 

Untuk Proses Pembuatan jukung tradisional tergantung panjang ukuran. Contoh ukuran jukung Panjang 3 meter pembuatannya membutuhkan waktu 12 hari. Jika jukung Panjang 7 meter kurang lebih 15 hari sampai 1 bulan.

Kriteria Lomba Jukung Tradisional antara lain Peserta utusan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng. Setiap regu kategori Pria dan Wanita terdiri dari 5 (lima) orang pendayung, 1 (satu) orang sebagai pengemudi dengan jumlah keseluruhan 1 (satu) regu adalah 6 (enam) orang.

Untuk keamanan peserta maka diperkenankan menggunakan baju pelampung yang disediakan sendiri oleh peserta dan tetap memperhatikan prokes COVID-19. Sistem penilaian lomba jukung tradisional adalah regu yang terlebih dahulu mencapai finish itulah yang menjadi juara.

Untuk juara lomba Jukung kategori Putra dimenangkan dari Kabupaten Kapuas untuk juara I, Barito Utara juara II, dan Murung Raya juara III. Sedangkan kategori Putri untuk juara I dari Kota Palangka Raya, juara II Kabupaten Gunung Mas, dan juara III Barito Utara.(OR1)