Paripurna DPRD Palangka Raya mendengarkan pandangan umum fraksi DPRD atas rancangan APBD perubahan.
kontenkalteng.com, Palangka Raya - Ketua Fraksi Golkar DPRD Palangka Raya, Subandi meminta Pemerintah Kota (Pemko), ahar dapat memberikan perhatian serius terkait realisasi belanja daerah yang belum mencapai target hingga 31 Juli 2023.
Dia menjelaskan, realisasi belanja daerah hingga saat itu baru mencapai Rp 531 miliar, atau sekitar 53,50 persen dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 1,24 triliun lebih.
Dalam menghadapi kondisi ini, Fraksi Golkar menyoroti perlunya tindakan konkret dari Pemko Palangka Raya melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mempercepat realisasi belanja daerah.
"Ada beberapa langkah yang diusulkan oleh Fraksi Golkar. Pertama meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan rencana kegiatan," katanya, Selasa 26 September 2023.
Fraksi Golkar menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pelaksanaan rencana kegiatan. Dengan mengikuti rencana yang telah ditetapkan, diharapkan belanja daerah dapat dilaksanakan dengan lebih efisien.
Kedua, melakukan akselerasi pelaksanaan program. Hal ini untuk mengejar ketertinggalan, akselerasi pelaksanaan program, kegiatan dan proyek menjadi langkah penting.
Fraksi Golkar berharap, agar proyek-proyek penting dapat diselesaikan dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas.
Ketiga, melakukan percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa (PBJ). Proses pengadaan barang dan jasa harus dipercepat.
Hal ini akan membantu memastikan kelancaran pelaksanaan proyek-proyek yang memerlukan pengadaan barang dan jasa.
Subandi menegaskan, langkah-langkah tersebut harus diambil segera guna memastikan anggaran daerah dapat digunakan seefisien mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Fraksi Golkar berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendukung upaya Pemerintah Kota dalam mencapai target belanja daerah yang telah ditetapkan," pungkasnya.(RJG/OR2)
Baca juga: Wagub Buka Secara Resmi Bimtek Pimpinan dan Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar se-Kalteng