Ilustrasi Kantor Bank Indonesia (IST)
kontenkalteng.com, Jakarta-Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Bulan Mei 2024 tercatat 407,3 miliar dollar Amerika Serikat ( AS) atau Rp6.588 Triliun.
Baca juga: OPINI : Menghadapi Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah
Angka tersebut mengalami kenaikan 1,8% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kondisi ini terjadi setelah mengalami kenaikan 1,5% pada Bulan April 2024.
Dalam rilis yang diedarkan Selasa (17/7/2024) Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa utang luar negeri Indonesia masih dalam level yang aman dan terkendali.
“Ini karena didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya”tulisnya.
Hal tersebut tercermin dari rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat hanya sebesar 29,8 persen, serta didominasi oleh utang luar negeri jangka panjang dengan pangsa mencapai 85,9% dari total utang luar negeri.
Dijelaskan BI, posisi utang luar negeri pemerintah pada Mei 2024 tercatat 191,0 miliar dollar AS. Angka ini mengalami peningkatan sebanyak 2,6%.
Peningkatan ini dipengaruhi oleh peningkatan aliran modal asing pada Surat Berharga Nasional (SBN) internasional dan domestic.
“Ini seiring dengan sentimen positif kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia,”tulis BI (DHANN-OR2)