Sepekan Sembuh 38 Orang, Pemko Palangkaraya Sebut Kesembuhan Positif Covid-19 Tinggi

ilustrasi (Covid-19.go.id)

Pemko Palangkaraya, Kalteng menyebutkan saat ini tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 cukup tingggi. Hal karena berdasarkan data yang mereka miliki dalam kurun waktu seminggu terakhir, kasus kesembuhan menyentuh angka 38 jiwa sedangkan kasus konfirmasi positif hanya ada 19 kasus.

Baca juga: Pecah Rekor ! Positif Covid-19 Kalteng Tembus 436 Orang

 “Tren kesembuhan pasien covid-19 saat ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dengan kasus konfirmasi positif,”kata Ketua Harian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani

Dijelaskannya, kasus positif Covid-19 memang terjadi setiap harinya, yakni berkisar 2 atau 3 kasus per hari, dan maksimal hanya 6 kasus saja. Namun angka kesembuhan tetap stabil, katanya, Kamis (22/9/2022).

Ketua Harian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani

Berdasarkan data  Pemko Palangkaraya, penyebaran kasus covid-19 pada Rabu (21/9/2022) saja, di Kota Palangka Raya hanya terjadi penambahan satu kasus masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19.

Sedangkan masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 dan dirawat di rumah sakit sebanyak 11 pasien, serta 11 pasien lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah. Sedangkan untuk masyarakat yang telah sembuh bertambah 5 orang.


“Memang masih ada kasus terkonfirmasi positif setiap harinya dan rata-rata didominasi oleh transmisi lokal atau mereka melakukan kontak dengan orang yang terkonfimasi positif lebih dulu, dengan rata-rata riwayat perjalanan keluar daerah,” ucapnya.

Menurut Emi Abriyani, berdasarkan analisa penularannya, , maka kelompok resiko yang sejauh ini terpapar yakni tenaga kesehatan, pelajar, mahasiswa dan profesi pelayanan publik.

Bahkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya memprediksi resiko peningkatan kasus positif di Kota Cantik dapat kembali terjadi, jika masih adanya resiko kontak erat dari pasien terkonfirmasi dengan asumsi 1 banding 4 dalam keluarga.

“Kami rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat menekan dan mencegah kasus sebaran covid-19. Termasuk melakukan pengawasan ketaat penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.(Sur - OR3)