Komisi III DPR RI Sebut Kalteng Perlu Helikopter Dinas Untuk Penanganan Karhutla dan Kejadian Didaerah Terpencil

Ilustrasi helikopter saat melakukan pemadaman kebakaran hutan (Ist)

kontenkalteng.com,Palangka Raya-Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman sebut Provinsi kalteng sangat memerlukan pengadaan helikopter dinas untuk persiapan bila terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kejadian lainnya.

Baca juga: Sambut Kunker Komisi III DPR - RI, Polda Kalteng Gelar Kesiapan Sarpras Penanganan Bencana

Hal itu dikatakannya saat  melakukan kunjungan kerja reses ke Kalimantan Tengah, Kamis (10/5/2025) siang.

“Hal tersebut (helicopter) menjadi hambatan besar ketika terjadi peristiwa kebakaran hutan atau kejadian luar biasa lainnya, yang memerlukan penanganan cepat di lokasi terpencil,”ujarnya saat dialog di Aula Kerucut Mapolda Kalteng dan dihadiri oleh jajaran Polda Kalimantan Tengah, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng, serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, melakukan kunjungan kerja reses ke Kalimantan Tengah, Kamis (10/5/2025) siang.


“Bayangkan jika ada kebakaran hutan, bagaimana Kapolda bisa segera turun ke lapangan jika tidak ada helikopter? Ini harus jadi perhatian serius,” tambahnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Habiburokhman berjanji akan menyampaikan aspirasi dari Kalteng ke forum resmi DPR RI dalam Rapat Komisi III.

Untuk diketahui, dalam kunjungan tersebut, Komisi III DPR RI mendengarkan dan menyerap aspirasi dari seluruh instansi penegak hukum di wilayah Kalteng.

Fokus utama dalam pertemuan adalah soal minimnya fasilitas penunjang operasional yang dinilai masih jauh dari ideal, mengingat luasnya wilayah geografis Kalimantan Tengah.

“Ini kunjungan kerja reses, kami datang untuk mendengar dan menyerap aspirasi dari Polda, Kejati, dan BNNP Kalteng,” ujarnya kepada awak media.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum Kalteng atas keberhasilan dalam mengungkap kasus-kasus menonjol.

Salah satunya, terkait penanganan kasus pembunuhan yang sempat viral, di mana pelaku berhasil diidentifikasi dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami mengapresiasi langkah cepat aparat dalam menangani kasus-kasus yang menarik perhatian publik. Ini bukti kerja serius dan profesionalisme,” tutupnya.(OR1)