Ilustrasi polisi (Ist)
kontenkalteng.com,Sampit-Pencarian terhadap Bripda Muhammad Fadel, anggota intel Polres Kotawaringin Timur (Kotim), belum juga membuahkan hasil. Memasuki hari ke-17 sejak dinyatakan hilang, keluarga semakin diliputi kecemasan karena belum ada perkembangan berarti dari pihak kepolisian.
Baca juga: Kapolres Seruyan Berikan Reward Kepada 4 Personil Yang Berprestasi
Pengacara keluarga, Rusdi Agus Susanto, menyampaikan pihak keluarga sudah berulang kali berkoordinasi dengan aparat. Namun, jawaban yang diterima masih sama, yakni kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Sudah 17 hari hilangnya Muhammad Fadel, belum ada kabar atau informasi yang menggembirakan. Dari hari ke hari kecemasan keluarga semakin bertambah. Sampai-sampai ada keluarga yang berpikir apakah Fadel ini masih ada di dunia atau tidak,” ujarnya, Senin (8/9).
ImagePengacara keluarga Brugadir M. Fadel, Rusdi Agus Susanto, saat memberikan keterngan di sampt, Senin (8/9/2025)
Ia menuturkan, keluarga kini mengambil langkah tambahan dengan menyebarkan foto, memasang iklan orang hilang, hingga mengangkat kasus ini ke media. Menurut Rusdi, langkah tersebut dilakukan karena hingga kini belum ada kabar positif dari penyelidikan kepolisian.
“Kami dari tim hukum juga sedang melakukan kajian dan evaluasi atas informasi yang ada, baik dari keluarga, teman, maupun pihak kepolisian,” tambahnya.
Mengenai perkembangan penyelidikan, Rusdi mengatakan pihak kepolisian belum merinci siapa saja yang sudah dimintai keterangan. Hanya disebutkan bahwa anggota-anggota yang berpotensi mengetahui informasi akan diperiksa. Sedangkan kabar yang sempat mengaitkan Fadel dengan keberadaan di Makassar dipastikan tidak benar.
“Informasi di Makassar itu kecil kemungkinan. Itu hanya kesamaan nama, bukan Muhammad Fadel yang kita cari,” tegasnya.
Dari penuturan keluarga, Fadel dikenal dekat dengan ibunya dan selalu memberi kabar saat menjalankan tugas. Bahkan sehari sebelum hilang, ia masih beraktivitas seperti biasa, termasuk bermain futsal bersama teman-temannya. Karena itu, hilangnya tanpa jejak hingga lebih dari dua pekan membuat keluarga sangat terpukul. (OR1)